Cegah Karhutla, Kodim Kebumen Edukasi Warga Pakuran Agar Tak Bakar Lahan

    Cegah Karhutla, Kodim Kebumen Edukasi Warga Pakuran Agar Tak Bakar Lahan
    Kodim 0709/Kebumen melalui Koramil 20/Buayan mengedukasi warga Desa Pakuran tentang pencegahan Karhutla dan mengingatkan bahaya membuka lahan dengan cara membakar. Senin (31/8/2026).

    KEBUMEN - Kodim 0709/Kebumen memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengedukasi masyarakat Desa Pakuran, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

    Edukasi tersebut digelar jajaran Koramil 20/Buayan di Aula Desa Pakuran, Senin (31/8/2026). Kegiatan diikuti perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

    Materi disampaikan Babinsa Serka Dili yang mewakili Danramil 20/Buayan. Sosialisasi menitikberatkan pada pentingnya kesadaran masyarakat untuk mencegah kebakaran yang dapat mengancam lingkungan dan kehidupan warga.

    Serka Dili mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat dipicu oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah kelalaian manusia, termasuk membuka lahan dengan cara membakar.

    Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Kebiasaan membakar sampah maupun lahan dapat memicu api menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

    “Mencegah Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Dampak dari kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan, tetapi juga merugikan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau warga Desa Pakuran untuk tidak sekali-kali membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, ” tegas Serka Dili.

    Pesan tersebut menjadi bagian utama dalam sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

    Selain memberikan edukasi, Serka Dili mendorong penguatan koordinasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.

    Warga diminta tidak bersikap pasif apabila menemukan titik api. Informasi mengenai kebakaran atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran besar perlu segera disampaikan kepada Babinsa maupun pihak berwenang.

    Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah api berkembang dan meluas ke kawasan lain.

    Sinergi di tingkat desa juga menjadi bagian dari upaya membangun kewaspadaan bersama. Dengan komunikasi yang baik, potensi kebakaran dapat diketahui lebih dini dan ditangani secara cepat.

    Pemerintah Desa Pakuran menyambut positif langkah Kodim 0709/Kebumen melalui Koramil 20/Buayan yang turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.

    Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya Karhutla sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

    Kesadaran untuk tidak membakar lahan dan segera melaporkan potensi kebakaran menjadi bagian penting dalam menjaga Desa Pakuran tetap aman dan asri.

    Upaya pencegahan juga tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Peran aktif masyarakat dalam mengawasi lingkungan menjadi faktor penting untuk meminimalisir risiko kebakaran.

    Dari Aula Desa Pakuran, pesan pencegahan Karhutla ditegaskan: api kecil dapat menjadi bencana besar. Karena itu, menjaga hutan dan lahan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat.

    (Pendim0709)

    kebumen jawa tengah kodim 0709/kebumen karhutla koramil 20/buayan cegahkarhutla kebakaranhutandanlahan beritakebumen tni tniad beritaterkini
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Kenang Jasa Pahlawan, Kodim Kebumen Ziarah...

    Artikel Berikutnya

    839 Prajurit Muda Lulus dari Chandradimuka,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Gaktib Kendaraan Kodim 0709/Kebumen, 229 Prajurit Diperiksa
    Babinsa dan Warga Ori Gotong Royong Bangun Akses Jalan Menuju Makam
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI

    Ikuti Kami