KEBUMEN - Pembangunan saluran irigasi sepanjang 300 meter menjadi salah satu sasaran utama Karya Bakti Manunggal (KBM) Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0709/Kebumen di Desa Jatipurus, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Pengerjaan saluran irigasi tersebut berlangsung pada Rabu (9/9/2026), dengan fokus pada sejumlah tahapan konstruksi. Personel di lapangan mengerjakan pengecoran lantai dasar, pemasangan bekisting, hingga pengecoran dinding saluran.

Saluran tersebut dibangun dengan volume 300 meter x 2, 40 meter x 0, 15 meter. Pembangunan dilakukan untuk memperkuat infrastruktur pengairan yang menopang aktivitas pertanian masyarakat Desa Jatipurus.
Keberadaan saluran irigasi yang memadai memiliki peran penting bagi petani, terutama dalam mendukung kelancaran distribusi air menuju lahan pertanian.
Dengan konstruksi yang lebih kuat dan tertata, saluran diharapkan mampu mendukung kebutuhan pengairan secara lebih optimal. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas sektor pertanian di wilayah pedesaan.
Babinsa Desa Jatipurus Sertu Yusuf mengatakan kualitas konstruksi menjadi perhatian selama proses pembangunan.
“Kami berharap pembangunan ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Saluran irigasi ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan air pertanian dan memperkuat infrastruktur desa, ” ujar Sertu Yusuf.
Tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap agar setiap bagian konstruksi saluran dapat dikerjakan dengan baik.
Pengecoran lantai dasar menjadi salah satu bagian penting sebelum konstruksi dilanjutkan pada bagian dinding. Bekisting juga dipasang untuk membentuk struktur sesuai kebutuhan pembangunan.
Pekerjaan tersebut diarahkan agar saluran memiliki konstruksi yang kokoh dan mampu mendukung fungsi pengairan dalam jangka panjang.
Pembangunan irigasi di Jatipurus menjadi bagian dari KBM Tahap III TA 2026 Kodim 0709/Kebumen dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Selain memperkuat sarana pengairan, pembangunan saluran sepanjang 300 meter tersebut diharapkan memberi dampak positif bagi aktivitas pertanian warga.
Bagi Desa Jatipurus, infrastruktur irigasi bukan sekadar bangunan fisik. Saluran tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian dan mendukung keberlanjutan aktivitas para petani.
Sumber: Pendim0709

Updates.