Lesehan di Pinggir Sawah, Warga Kalibuntu Rayakan HUT RI ke-81 dengan Doa dan Makan Bersama

    Lesehan di Pinggir Sawah, Warga Kalibuntu Rayakan HUT RI ke-81 dengan Doa dan Makan Bersama
    Usai rangkaian lomba 17 Agustus, warga menggelar doa dan makan bersama secara lesehan di pinggir sawah, Selasa (25/8/2026).

    KEBUMEN - Cara sederhana dipilih warga Dukuh Kalibuntu, Desa Mangli, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, untuk merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Usai rangkaian lomba 17 Agustus, warga menggelar doa dan makan bersama secara lesehan di pinggir sawah. Selasa (25/8/2026).

    Tikar panjang dibentangkan. Warga membawa beragam lauk dari rumah masing-masing lalu menyantapnya bersama dalam suasana penuh keakraban. Sebelum makan, warga memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur atas kemerdekaan sekaligus mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa.

    Suasana semakin hangat ketika Babinsa Desa Mangli Koramil 19/Kuwarasan, Sertu Slamet Supriyono, ikut duduk lesehan bersama warga. Ia bergabung dengan Kepala Desa, Kadus Sodirin, tokoh agama, serta masyarakat tanpa sekat.

    Canda dan obrolan warga pun mengalir di tengah suasana pedesaan. Kehadiran Babinsa menjadi simbol kedekatan TNI dengan masyarakat sekaligus memperkuat tradisi gotong royong yang masih dijaga warga.

    Kadus Sodirin mengatakan tradisi doa dan makan bersama tersebut rutin digelar setiap tahun setelah rangkaian perayaan kemerdekaan.

    “Kegiatan ini bukan sekadar makan bersama. Kami ingin menjaga rasa syukur, kerukunan, silaturahmi, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan warga, ” ujar Sodirin.

    Menurutnya, tradisi tersebut menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan antarmasyarakat. Momentum kemerdekaan pun tidak hanya diisi dengan perlombaan, tetapi juga refleksi dan kebersamaan.

    Sementara itu, Sertu Slamet Supriyono menilai kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat desa.

    “Duduk bersama seperti ini menunjukkan bahwa TNI dan masyarakat adalah bagian dari satu keluarga. Semangat gotong royong harus terus dipertahankan, ” ujarnya.

    Perayaan HUT RI ke-81 di Kalibuntu akhirnya bukan sekadar tentang kemeriahan. Di atas tikar sederhana di pinggir sawah, warga menunjukkan bahwa rasa syukur, persaudaraan, dan persatuan dapat tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama.

    (Pendim0709)

    hutri81 kebumen kalibuntu desamangli kuwarasan doabersama kemerdekaanri makanbersama gotongroyong tnimanunggalrakyat jawa tengah beritakebumen
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Festival Literasi Kebumen 2026: Kasdim Hadir,...

    Artikel Berikutnya

    Kodim Kebumen Tinjau Rencana Jembatan Beton...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Gaktib Kendaraan Kodim 0709/Kebumen, 229 Prajurit Diperiksa
    Babinsa dan Warga Ori Gotong Royong Bangun Akses Jalan Menuju Makam
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI

    Ikuti Kami