KEBUMEN - Lengkungan pedang para perwira mengiringi langkah sejumlah prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) saat meninggalkan satuan. Suasana haru menyelimuti prosesi Pedang Pora dan Sangkur Pora dalam tradisi pelepasan personel purna tugas di Makodim 0709/Kebumen, Senin (27/7/2026).
Tradisi tersebut menjadi bagian dari Acara Korps Raport Penyerahan Jabatan dan Laporan Pensiun yang digelar di Aula Dr. Prof. Sumitro Djoyohadikusuma, Makodim 0709/Kebumen. Sekitar 150 prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX turut mengikuti kegiatan tersebut.

Prosesi dipimpin langsung oleh Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P. Sejumlah pejabat satuan dan personel yang memasuki masa purna tugas mendapat penghormatan atas pengabdian panjang yang telah diberikan kepada TNI Angkatan Darat, bangsa, dan negara.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan jabatan Danramil 22/Ayah dari Mayor Har Suwarno dan Danramil 20/Buayan dari Mayor Har Agus Sunarko yang sekaligus memasuki masa purna tugas. Penghormatan juga diberikan kepada Sertu Sugeng Santoso, PNS Kusnadi, PNS Wiji Utami, dan PNS Joko Saputro.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, mulai dari laporan dan penghormatan, penyerahan jabatan, pelepasan personel purna tugas, penyerahan piagam penghargaan, doa, hingga menyanyikan Hymne TNI AD.
Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menyampaikan apresiasi atas loyalitas dan dedikasi para personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
“Pengabdian yang telah diberikan merupakan warisan keteladanan bagi generasi penerus. Meski telah memasuki masa purna tugas, kami berharap semangat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat serta terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara, ” tegasnya.
Mewakili personel yang purna tugas, Mayor (Har) Suwarno menyampaikan rasa syukur karena dapat menyelesaikan pengabdian dengan baik dan dalam keadaan sehat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Kodim 0709/Kebumen atas kebersamaan serta penghormatan yang diberikan.

“Kami memohon maaf apabila selama berdinas terdapat kekhilafan. Meski telah kembali ke tengah masyarakat, kami berharap silaturahmi dengan keluarga besar Kodim 0709/Kebumen tetap terjalin erat, ” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi Pedang Pora dan Sangkur Pora. Di bawah lengkungan pedang dan barisan sangkur, para personel purna tugas melangkah meninggalkan gerbang satuan.
Masa dinas boleh berakhir. Namun, pengabdian tidak pernah benar-benar selesai. Nilai kehormatan, loyalitas, dan dedikasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun akan terus menjadi bekal untuk berkarya di tengah masyarakat.
(Agung)

Updates.