KEBUMEN - Upaya membangun desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan memperkuat ketahanan generasi muda dari ancaman narkotika. Melalui program nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026, Kodim 0709/Kebumen menggandeng Satresnarkoba Polres Kebumen menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi sekitar 60 siswa SMK Taruna Abdi Bangsa Mirit di Aula Balai Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI bersama kepolisian dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, serta berujung pada konsekuensi hukum.
Materi disampaikan oleh personel Satresnarkoba Polres Kebumen, Aiptu Rina Rahayu, yang mengupas berbagai modus peredaran narkoba, dampak penyalahgunaan terhadap fisik dan mental, hingga pentingnya keberanian generasi muda untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Danramil Mirit, Kapten Cba Taufik Noor, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa perlindungan terhadap generasi muda merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.
"Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga bersama. Melalui edukasi ini kami ingin menanamkan keberanian kepada para pelajar untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih pergaulan yang sehat, dan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Ketahanan bangsa dimulai dari generasi yang berkarakter dan bebas narkoba, " tegas Kapten Cba Taufik Noor.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai dampak narkotika, cara mengenali modus peredarannya, hingga langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Program nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0709/Kebumen menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas umum, tetapi juga menyasar pembangunan sumber daya manusia. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan dunia pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, berprestasi, berkarakter, serta memiliki ketahanan kuat terhadap ancaman narkoba demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
(Agung)

Updates.