Jembatan Sungai Penisihan Tembus Akses Warga Sempor, 2.069 Jiwa Bakal Rasakan Manfaatnya

    Jembatan Sungai Penisihan Tembus Akses Warga Sempor, 2.069 Jiwa Bakal Rasakan Manfaatnya
    Jembatan sepanjang 18 meter dan lebar 2 meter itu dibangun melalui gotong royong personel Kodim 0709/Kebumen, Zibang, dan masyarakat, Rabu (12/8/2026).

    KEBUMEN - Sebanyak 2.069 jiwa dari 516 kepala keluarga di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, bakal merasakan manfaat pembangunan Jembatan Beton Sungai Penisihan di Desa Sampang. Jembatan sepanjang 18 meter dan lebar 2 meter itu dibangun melalui gotong royong personel Kodim 0709/Kebumen, Zibang, dan masyarakat, Rabu (12/8/2026).

    Jembatan tersebut dibangun untuk memperkuat akses mobilitas warga yang selama ini beraktivitas di sekitar Sungai Penisihan. Kehadirannya diharapkan membuat perjalanan masyarakat lebih aman sekaligus memperlancar kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial, dan kebutuhan sehari-hari.

    Dari sisi konstruksi, jembatan memiliki ketinggian sekitar 6 meter dan dirancang mampu menahan beban hingga 10 ton. Adapun lebar Sungai Penisihan sekitar 10 meter dengan kedalaman air normal sekitar 1 meter. Saat terjadi banjir, ketinggian air dapat mencapai sekitar 5 meter.

    Kondisi tersebut membuat keberadaan jembatan memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama ketika debit sungai meningkat akibat hujan deras.

    Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P. mengatakan, pembangunan jembatan diarahkan untuk memberikan akses yang lebih aman sekaligus mendukung aktivitas warga.

    “Jembatan ini kami harapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas warga dapat berjalan lebih mudah dan aman, termasuk untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sehari-hari, ” ujar Eko.

    Pembangunan jembatan dikerjakan secara bersama-sama. Personel Kodim 0709/Kebumen, Zibang, dan warga terlibat langsung dalam proses pekerjaan. Semangat gotong royong tersebut menjadi bagian penting untuk mewujudkan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

    Bagi warga Desa Sampang dan wilayah sekitarnya, jembatan ini bukan sekadar bangunan beton. Infrastruktur tersebut menjadi penghubung yang diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas dan membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat.

    Keberadaan jembatan juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas perekonomian warga. Akses yang lebih baik dapat mempermudah pergerakan masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil usaha dan kebutuhan sehari-hari.

    Pembangunan Jembatan Sungai Penisihan sekaligus memperlihatkan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menghasilkan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

    Dari Desa Sampang, jembatan beton itu kini menjadi penghubung antara akses, aktivitas, dan harapan baru bagi ribuan warga Kecamatan Sempor.

    (Agung)

    jembatansungaipenisihan jembatansempor kebumen desasampang kodim0709kebumen infrastrukturkebumen pembangunandesa gotongroyong jawa tengah beritakebumen
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Hiking Rally Pramuka di Kuwarasan, TNI Tempa...

    Artikel Berikutnya

    TMMD Sengkuyung III Kebumen Rampung, Jalan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    Gaktib Kendaraan Kodim 0709/Kebumen, 229 Prajurit Diperiksa
    Babinsa dan Warga Ori Gotong Royong Bangun Akses Jalan Menuju Makam
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista

    Ikuti Kami